Bulan Muharram memberikan kesempatan bagi umat muslim untuk melakukan berbagai amalan dan ibadah yang dianjurkan agar mendapatkan keberkahan dan keberlimpahan rahmat dari Allah SWT. Berikut adalah beberapa amalan yang dapat dilakukan selama bulan Muharram.
1. Puasa di Hari Asyura
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama bulan Muharram adalah puasa di hari ke-10, yang dikenal sebagai Hari Asyura. Puasa ini sunnah, namun jika dilakukan dengan niat ikhlas dan penuh kesadaran, akan mendatangkan banyak keberkahan. Selain berpuasa pada Hari Asyura, disunnahkan juga untuk berpuasa pada hari sebelumnya atau pada hari sesudahnya.
Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan Islam yang memiliki makna dan keistimewaan tersendiri bagi umat muslim di seluruh dunia. Di bulan ini, umat Islam mengingat peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam, termasuk peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah, serta peristiwa terkenal yang terjadi pada tanggal 10 Muharram, yaitu peristiwa Asyura.
2. Bertobat dan Memperbanyak Ibadah
Muharram juga menjadi momen yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan kenyamanan kepada Allah SWT. Selama bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat, membaca Al-Quran, dan dzikir. Menyisihkan waktu ekstra untuk beribadah dan melontarkan ajaran Islam dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
3. Mendengarkan Ceramah dan Tausiyah
Banyak masjid dan lembaga keagamaan yang mengadakan ceramah dan tausiyah khusus tentang makna bulan Muharram dan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di dalamnya. Menghadiri dan mendengarkan ceramah ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sejarah Islam dan meningkatkan kecintaan terhadap agama.
4. Memberi Sedekah
Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kegiatan sosial dan kepedulian terhadap sesama. Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Baik itu dalam bentuk zakat maupun sedekah secara sukarela, memberikan bantuan kepada fakir miskin, yatim piatu, dan kaum dhuafa adalah tindakan mulia yang dapat dilakukan selama bulan Muharram.
5. Memperkuat Silaturahmi
Bulan Muharram juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar sesama muslim. Bersilaturahmi, berkunjung ke keluarga, tetangga, dan teman, serta memaafkan kesalahan orang lain adalah tindakan yang sangat dianjurkan. Menjalin hubungan yang baik dengan sesama umat muslim adalah salah satu nilai penting dalam agama Islam.
Mengenang Peristiwa Ashura dengan Hikmah: Pada tanggal 10 Muharram, umat Muslim mengenang peristiwa Ashura yang terkenal. Selama hari ini, disarankan untuk memahami makna peristiwa tersebut dan mengambil hikmah dari kisah kesabaran dan keberanian Nabi Musa AS serta kaumnya. Hal ini mengingatkan kita untuk memperkuat keyakinan, menjaga persatuan, dan berjuang melawan kezaliman dengan keadilan.
Dalam melakukan amalan-amalan di bulan Muharram, penting untuk diingat bahwa niat dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT adalah yang utama. Amalan-amalan tersebut tidak hanya dibatasi pada bulan Muharram saja, tetapi juga dapat dilakukan sepanjang tahun sebagai bentuk ibadah dan kebaikan. Semoga amalan-amalan di bulan Muharram ini membawa keberkahan, kesalehan, dan kebahagiaan bagi umat muslim di seluruh dunia.
Pelopor Kepedulian merupakan Lembaga Amil Zakat yang memiliki 5 pilar program : Rumah Yatim Pelopor Kepedulian, Pelopor Rescue Center, Pelopor Urban Farming, HIKMAT (Hidangan Kuliner Nikmat), dan Pelopor Charity Store.
Pada bulan muharram ini Pelopor Kepedulian memiliki sebuah program yang mengangkat pemuliaan terhadap yatim di hari lebaran yatim yang bernama Festival Muharram dengan tema “Berbagi bersama 1.445 yatim”.
Rangkaian acara Festival Muharram ini antara lain, lomba islami (khusus yatim), tabligh akbar spesial muharram, Gowes and Charity, dan Maritim (Makan Bareng Yatim.
Dukung program muharram kami melalui : Sedekah untuk Yatim!!





