Survive di Gunung Bunder, Puluhan Relawan Ikuti Pelatihan di Alam Bebas!

Survive di Gunung Bunder, Puluhan Relawan Ikuti Pelatihan di Alam Bebas!

Survive di Gunung Bunder, Puluhan Relawan Ikuti Pelatihan di Alam Bebas!

Pelopor rescue center, kembali melaksanakan kegiatan pelatihan untuk relawan Tangsel dengan tema “Survival Gunung Bunder”. Acara ini berlangsung selama dua hari satu malam, 27-28 Mei 2023 di Canara Camping Ground, Gunung Bunder, Jawa Barat dengan jumlah peserta sebanyak 42 orang.

Selain menjadi wadah pembelajaran relawan, acara tersebut juga merupakan bagian dari kegiatan halal bi halal antar relawan Tangsel. Hal ini dijelaskan oleh Miftahudin, Direktur pelopor kepedulian dalam sambutannya.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini. Perlu digaris bawahi, bahwa selain menjadi momen halal bi halal relawan, acara ini juga digunakan sebagai wadah kita untuk belajar dan meningkatkan skill rpenyelamatan bersama-sama.” tutur Miftah

Dirinya juga mengungkapkan bahwa salah satu hal yang membuat ia semangat memberikan wadah belajar untuk relawan adalah pengalaman ia bersama tim saat akan berangkat untuk mengirim bantuan menuju Semeru.

“berilmu sebelum aksi itu sangat penting, itulah hal yang kami tanamkan sejak kami mengalami kecelakaan menuju semeru beberapa tahun lalu. Tidak hanya itu, bahkan tragedi tersebut menewaskan satu relawan kami. Sejak saat itu, kami bersinergi untuk terus belajar teknik Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD). Salah satunya dengan cara mewadahi kegiatan belajar untuk para relawan seperti kegiatan ini.” Jelas Miftah.

Selain PPGD, materi yang diajarkan dalam kegiatan ini adalah Campcer, Survival, dan Navdar. Materi ini, disampaikan langsung oleh instruktur asal DMC bernama Adi Sumarna (PPGD) dan Narwan (Survival dan Navdar). Meskipun di sela penyampaian materi sempat turun hujan, namun peserta tetap menyimak dan mengikuti pelatihan dengan baik.

Seluruh peserta antusias dan semakin bersemangat saat mulai praktek survival di alam bebas selama satu jam di hari kedua (28/05). Narwan, selaku instruktur survival dan navdar memberikan tugas kelompok untuk mencari berbagai macam tanaman yang bisa dimakan di sekitar lokasi Curug Ratu.

Sesuai yang dijelaskan Narwan saat materi berlangsung, beberapa ciri tumbuhan yang dapat dimakan manusia di alam bebas diantaranya adalah tidak berbulu, tidak berduri, warnanya tidak terlalu mencolok, dan tidak bergetah. Dan ciri yang paling mudah diingat, yaitu tumbuhan/buah tersebut dimakan oleh monyet. 

Peserta pun mengelilingi hutan sekitaran camping ground. Setelah bersurvival selama satu jam, seluruh peserta kembali berkumpul dan masing-masing membawa beraneka ragam tanaman/buah yang ditemukan. Sebagian besar membawa jenis yang sama. Adapun tanaman-tanaman yang didapatkan oleh seluruh peserta di sekitaran gunung salak antara lain pohpohan, rebung, begonia, ekor monyet, pakis haji, dan cantigi.

Kegiatan ini diakhiri dengan rekreasi ke Curug ratu. Pelopor rescue center mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta dan relawan yang telah hadir mengikuti kegiatan, juga kepada instruktur dan tentunya sponsor yang telah mensupport acara Survival Gunung Bunder.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Pelopor Kepedulian

Lembaga Amil Zakat

dislcamer

Dana Yang Disalurkan Melalui PELOPOR KEPEDULIAN Bukan Bersumber Dan Bukan Untuk Tujuan Pencucian Uang (Money Laundry), Terorisme Maupun Tindak Kejahatan Lainnya.

716.967.8388

711.999.9778

a.n Pelopor Kepedulian Bersama